Sekilas Tentang Kredit Sindikasi

Tahun lalu pada semester genap saya disibukkan dengan berbagai kepanitiaan diberbagai workshop. Sampai tibalah giliran saya sebagai salah satu anggota Biro Diklat untuk mengadakan workshop dengan law firm terkemuka, untuk mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (FH UNPAD). Banyak sekali rintangan dan tantangan untuk dapat mengadakan workshop ini, hingga akhirnya kepanitiaan yang saya ketuai berhasil menyelenggarakan “Workshop Perbankan 2007 : Syndicated Loan” in asssociation with Soewito Suhardiman Eddymurthy Kardono atau dikenal dengan SSEK ‘Indonesian Legal Consultant’ yang telah dinobatkan 2 kali berturut – turut sebagai Law Fim of The Year 2006 & 2007. Dengan pembicara pada workshop ini antara lain Bapak Mohamad Kadri, Bapak Eko Prasetio dan Ibu Melati Siregar . Sungguh suatu kebanggaan bisa bekerja sama dengan SSEK, tak lupa ucapan terima kasih saya sampaikan kepada Ibu Ade B Adamy dan Ibu Meiny Meirany Rasmin, alumni FH UNPAD yang telah membantu menghubungkan kami dengan SSEK, sehingga workshop ini dapat dilaksanakan.

KREDIT SINDIKASI

Harus dibedakan antara “sindikasi kredit” atau loan syndication dan “kredit sindikasi” atau syndicated loan. Sindikasi kredit adalah suatu sindikasi yang peserta – pesertanya terdiri dari lembaga – lembaga pemberi kredit yang dibentuk dengan tujuan untuk memberikan kredit kepada suatu perusahaan yang memerlukan kredit untuk membiayai suatu proyek. Sedangkan yang dimaksud dengan kredit sindikasi adalah kredit yang diberikan oleh sindikasi kredit.

Stanley Hurn dalam bukunya Syndicated Loan : A Handbook for Banker and Borrower memberikan definisi mengenai kredit sindikasi sebagai berikut :

A syndicated loan is a loan made by two or more lending institution, on similar terms and condition, using common documentation and administered by common agent.

Definisi tersebut diatas mencakup semua unsur – unsur yang penting dari suatu kredit sindikasi. Pertama, kredit sindikasi melibatkan lebih dari satu lembaga pembiayaan dalam suatu fasilitas sindikasi. Kedua, definisi tersebut menyatakan bahwa kredit sindikasi adalah kredit yang diberikan berdasarkan syarat – syarat dan ketentuan – ketentuan yang sama bagi masing – masing peserta sindikasi. Hal ini diwujudkan dalam bentuk hanya ada satu perjanjian kredit antara nasabah dan sebuah bank peserta sindikasi. Ketiga, definisi tersebut menegaskan bahwa hanya ada satu dokumentasi kredit, karena dokumentasi inilah yang menjadi pegangan bagi semua bank peserta sindikasi secara bersama – sama. Keempat, sindikasi tersebut diadministrasikan oleh satu agen (agent) yang sama bagi semua bank peserta sindikasi. Bila tidak demikian halnya, maka terpaksa harus ada serangkaian fasilitas bilateral (dua pihak), yang sama tetapi mandiri, antara masing – masing bank peserta dengan nasabah.

Kredit sindikasi merupakan salah satu jalan bagi bank untuk memenuhi permintaan kredit dari nasabah yang jumlahnya besar, meskipun bank mempunyai kemampuan untuk memikul sendiri seluruh jumlah kredit tersebut. Ataupun sebaliknya jika bank tidak sanggup memenuhi permintaan kredit dari nasabah yang jumlahnya besar, bank tidak akan kehilangan nasabahnya itu.

Banyak pertimbangan – pertimbangan sebelum memberikan kredit, diantaranya memperhatikan prinsip 5 C yaitu Character, Capacity, Capital, Colateral dan Condition of Economy. Selain itu bank juga perlu mempertimbangkan jumlah kredit yang akan diberikan, apabila jumlahnya terlalu besar tentu resiko yang akan timbul juga besar, terutama jika terjadi kredit macet. Sedangkan bank sebagai lembaga keuangan yang berfungsi untuk menghimpun dan menyalurkan dana kepada masyarakat, ibarat jantungnya perekonomian di Indonesia. Jika kondisi perbankan disuatu negara baik, maka dapat dikatakan kondisi perekonomian negara akan baik atau stabil.

Ingin mengetahui lebih lanjut tentang Kredit Sindikasi??

Berikut ini saya lampirkan paper tentang Kredit Sindikasi, silahkan untuk mendownload file yang sudah saya convert ke PDF. Untuk menghindari plagiat dikemudian hari.. hohoho… :lol: Semoga bisa menambah pengetahuan teman – teman.

“Hukum Perbankan Tentang Kredit Sindikasi”

Selain file diatas, saya lampirkan juga materi “Workshop Perbankan : Syndicated Loan” in association with SSEK Law Firm ‘Indonesian Legal Consultant’ di Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran. Sebelumnya saya sudah meminta izin kepada Bapak Md.Kadri untuk memposting materi dan presentasi workshop tahun lalu, karena jika tidak izin bisa dikatakan melanggar hak cipta dan ada ancaman hukuman. Mengingat banyaknya mahasiswa FH UNPAD yang berminat namun tidak dapat mengikuti workshop ini yang terpaksa kami batasi untuk 65 orang peserta saja. Mohon maaf Akang-Teteh.

PS: kalau mau mengkutip, dll jangan lupa tuliskan sumber yaitu Bapak Md. Kadri, Ibu Melati dan Bapak Eko dari SSEK. Saya disini hanya perantara saja. “^^ semoga bermanfaat^^”

Syndication Loan (presentation) part 1 Syndication Loan (presentation) part 2

Syndication Loan (presentation) part 3

Syndication Loan (Covenant)

About these ads

10 Tanggapan

  1. beuhh, ngredit utang ah :mrgreen:

  2. beda mas Hangga…
    kalau kredit sindikasi ini jumlahnya sangat besar. dosen saya bilang kredit sindikasi itu kredit yang angkanya nggak ada di kalkulator..hohoho :lol:

  3. Berarti sasarannya bukan perorangan ya?? Lebih ke perusahaan besar atau bank?

  4. waduh! Susah ditangkap nih sama otak saya yang sempit! Tapi acaranya sukses kan?!

  5. @ Ady: Yup bener, karena kredit sindikasi ini biasanya untuk membiayai proyek2 besar yang membutuhkan dana yang sangat besar pula. Seperti pembangunan infrastruktur, dsb :D

    @ Imsuryawan : yaah bisa dibilang nggak ada hambatan yang sampai mengacaukan acara ini bli. Malah jumlah peserta tadinya dibatasi 50 orang, tapi karena banyak request dari senior yg pingin ikutan, saya tambah 15 orang lagi deh.. yuhuuu Sold Out ;)

  6. Wah, mba Binchoutan ini rupaya aktif di kampus
    bagus tuh mba bisa adakan seminar dengan firma hukum
    ini firma hukum besar ya? saya lihat dari situsnya
    Mau jadi liar lawyer ya?

    sebaiknya pertahankan terus hubungan dengan pihak terkait, karena link itu penting sekali jika nanti mencari pekerjaan, apalagi referensi dari kenalan, biasanya lebih didahulukan.

  7. hebat hebat… calon lawyer!!

  8. @ Ryanandi : huuumm 8) begitulah kerjanya jadi panitiaaa mulu..
    Yup ini memang termasuk law firm terbesar di Indonesia lho.. seneng banget bisa kerjasama dengan SSEK :roll:

    @ Aulia : amiiin, smoga habis lulus ada law firm yg merekrut

  9. Kredit Sindikasi angka tidak minjamin, tergantung para krediturnya, apabila tujuannya untuk meningkatkan pendapat kreditur pada group tersebut tidak tertutup kemungkinan untuk sindikasi, walaupun angkanya kecil….pada prakteknya angka kredit tidak menjamin untuk kreditur melakukan sindikasi

  10. bagaimana bentuk permasalahan yg terjadi dalam perjanjian kredit sindikasi???
    dan ketentuan(dasar hukumnya) apa yg mengatur dalam perjanjian tersebut??
    selengkapnya yaaaaaaa…
    help me pleazzzzzzzzzzzzzzzz

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: