<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Posisi Indonesia dalam Putaran Perundingan DOHA</title>
	<atom:link href="http://binchoutan.wordpress.com/2008/06/06/posisi-indonesia-dalam-putaran-perundingan-doha/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://binchoutan.wordpress.com/2008/06/06/posisi-indonesia-dalam-putaran-perundingan-doha/</link>
	<description>All thing's you should know Day - By - Day</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Nov 2009 08:13:25 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Pirhot Nababan</title>
		<link>http://binchoutan.wordpress.com/2008/06/06/posisi-indonesia-dalam-putaran-perundingan-doha/#comment-711</link>
		<dc:creator>Pirhot Nababan</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Dec 2008 13:27:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://binchoutan.wordpress.com/?p=252#comment-711</guid>
		<description>kepentingan dari negara-negara berkembang tetap saja tidak akan efektif ketika kebijakan negara-negara maju dalam mensubsidi para petaninya tidak terjamah oleh WTO.

Petani Indonesia sendiri masih harus berjuang di pasar internasional karena menghadapi petani2 negara maju yang bisa memberikan harga jauh lebih murah.

masih terlalu jauh langkah Indonesia untuk bisa memanfaatkan WTO.

NB :
kuliah2 di kampus kita seringkali didominasi dengan materi yang mengagung-agungkan WTO, termasuk para dosennya. sehingga sumber2 alternatif seringkali diabaikan. jadi seperti kata Juno, referensi dari TWN, atau terbitan lokal seperti Insist dan Resist dapat dijadikan pilihan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kepentingan dari negara-negara berkembang tetap saja tidak akan efektif ketika kebijakan negara-negara maju dalam mensubsidi para petaninya tidak terjamah oleh WTO.</p>
<p>Petani Indonesia sendiri masih harus berjuang di pasar internasional karena menghadapi petani2 negara maju yang bisa memberikan harga jauh lebih murah.</p>
<p>masih terlalu jauh langkah Indonesia untuk bisa memanfaatkan WTO.</p>
<p>NB :<br />
kuliah2 di kampus kita seringkali didominasi dengan materi yang mengagung-agungkan WTO, termasuk para dosennya. sehingga sumber2 alternatif seringkali diabaikan. jadi seperti kata Juno, referensi dari TWN, atau terbitan lokal seperti Insist dan Resist dapat dijadikan pilihan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: adiwena</title>
		<link>http://binchoutan.wordpress.com/2008/06/06/posisi-indonesia-dalam-putaran-perundingan-doha/#comment-699</link>
		<dc:creator>adiwena</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2008 03:13:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://binchoutan.wordpress.com/?p=252#comment-699</guid>
		<description>Sistem perdagangan produk pertanian yang seimbang? 

Bagi siapa? Bukan bagi petani tampaknya...  :D

piss</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sistem perdagangan produk pertanian yang seimbang? </p>
<p>Bagi siapa? Bukan bagi petani tampaknya&#8230;  <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>piss</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: danang</title>
		<link>http://binchoutan.wordpress.com/2008/06/06/posisi-indonesia-dalam-putaran-perundingan-doha/#comment-658</link>
		<dc:creator>danang</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2008 09:14:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://binchoutan.wordpress.com/?p=252#comment-658</guid>
		<description>mbak aprilia, wah tulisannya bagus....ayo kita saling tukar informasi dan tukar analisa......mmm....sebetulnya sih kalimat lugasnya bantuin kerjaanku dong..ha..ha..ha.....karena kebetulan aku tugas di Departemen Perdagangan dan Unitku menangani Perundingan WTO bidang rules cuma backgroundku bukan hukum.....bantu aku ya.....thanks</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mbak aprilia, wah tulisannya bagus&#8230;.ayo kita saling tukar informasi dan tukar analisa&#8230;&#8230;mmm&#8230;.sebetulnya sih kalimat lugasnya bantuin kerjaanku dong..ha..ha..ha&#8230;..karena kebetulan aku tugas di Departemen Perdagangan dan Unitku menangani Perundingan WTO bidang rules cuma backgroundku bukan hukum&#8230;..bantu aku ya&#8230;..thanks</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Aulia</title>
		<link>http://binchoutan.wordpress.com/2008/06/06/posisi-indonesia-dalam-putaran-perundingan-doha/#comment-504</link>
		<dc:creator>Aulia</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Sep 2008 07:44:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://binchoutan.wordpress.com/?p=252#comment-504</guid>
		<description>apiiiing... gw neh AU..lupa bogor lo ye?? kagak pernah balik!!!
buset blog lo rame bener
eh ya berhubung kita sama-sama nak hukum, gw donlot ye paper lo
tapi kok hukum ekonomi semua??!! kagak nyambung gw yang beginian neh
 gw kan nak pidana.. bikin dong tulisan seputar hukum pidana
apaan kek tentang pencurian,pembunuhan,kekerasan thd nyawa,pemidanaan. 

awas lo balik gak ngabarin!! kesepian gw sekarang...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>apiiiing&#8230; gw neh AU..lupa bogor lo ye?? kagak pernah balik!!!<br />
buset blog lo rame bener<br />
eh ya berhubung kita sama-sama nak hukum, gw donlot ye paper lo<br />
tapi kok hukum ekonomi semua??!! kagak nyambung gw yang beginian neh<br />
 gw kan nak pidana.. bikin dong tulisan seputar hukum pidana<br />
apaan kek tentang pencurian,pembunuhan,kekerasan thd nyawa,pemidanaan. </p>
<p>awas lo balik gak ngabarin!! kesepian gw sekarang&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: binchoutan</title>
		<link>http://binchoutan.wordpress.com/2008/06/06/posisi-indonesia-dalam-putaran-perundingan-doha/#comment-416</link>
		<dc:creator>binchoutan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jul 2008 13:50:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://binchoutan.wordpress.com/?p=252#comment-416</guid>
		<description>&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt; @ Juno : waah senang sekali ada yang mengkritisi paper saya, sehingga saya bisa tahu dimana bagian - bagian yang harus diperbaiki. Terima Kasih banyak mas Juno atas masukannya. Untuk referensi paper ini memang masih terlalu sedikit. Kedepannya saya akan lebih menambah bacaan terutama text book.

Salam, April</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong> @ Juno : waah senang sekali ada yang mengkritisi paper saya, sehingga saya bisa tahu dimana bagian &#8211; bagian yang harus diperbaiki. Terima Kasih banyak mas Juno atas masukannya. Untuk referensi paper ini memang masih terlalu sedikit. Kedepannya saya akan lebih menambah bacaan terutama text book.</p>
<p>Salam, April</strong></p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: juno</title>
		<link>http://binchoutan.wordpress.com/2008/06/06/posisi-indonesia-dalam-putaran-perundingan-doha/#comment-415</link>
		<dc:creator>juno</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jul 2008 05:29:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://binchoutan.wordpress.com/?p=252#comment-415</guid>
		<description>halo... saya sudah baca tapi ada beberapa pertanyaan : 1) Apa INDIKATOR Mbak mengatakan bahwa sejauh ini perundingan pertanian mengakomodasi semua kepentingan negara berkembang? Tidakkah modalitas yang disepakati dalam Uruguay Round yg meliputi tiga pilar : pemotongan subsidi domestik, subsidi ekspor, dan tarif (akses pasar) adalah sebuah modalitas perundingan yang sangat merugikan Indonesia??? Kalau agenda SP dan SSM Indonesia berhasil, itupun masih ada yg kurang seperti : Treatment Zero Cut dan jumlah SP nya sendiri (yg masih telalu sedikit). 
Kepemimpinan Indonesia di G33 hanya untuk perundingan pertanian, bagaimana dengan perundingan industri (NAMA)  yg justru kita akan kehilangan tarif banyak?? Fleksibilitas di NAMA masih usulan yg lagi dirundingkan di Mini Ministerial Meeting bulan Juli ini, kalau Indonesia ikut Skenario yg ketiga (Option z) TIDAK AKAN ADA FLEKSIBILITAS. 
2) Green Room bukan bidang Mbak...Justru itu musuhnya WTO sebagai lembaga multilateral, karena dalam Green Room ini akan ada lobi2 (antar negara) di luar sidang. Kalau kita jago lobi, Green Room ini memang bisa dimanfaatkan. 
3) Saya usul, referensi Mbak bukan dari 3 buku itu saja (yg ada di paper), tapi juga buku2 Martin Khor, Daniel Rodrik, buku2 terbitan Third World Network (TWN) dan Zed Book. Oya, ada satu buku juga yg bagus dr Baghirath Lal Das, mantan duta besar India untuk WTO. Bisa jadi alternatif referensi.

Salam damai,
Juno</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>halo&#8230; saya sudah baca tapi ada beberapa pertanyaan : 1) Apa INDIKATOR Mbak mengatakan bahwa sejauh ini perundingan pertanian mengakomodasi semua kepentingan negara berkembang? Tidakkah modalitas yang disepakati dalam Uruguay Round yg meliputi tiga pilar : pemotongan subsidi domestik, subsidi ekspor, dan tarif (akses pasar) adalah sebuah modalitas perundingan yang sangat merugikan Indonesia??? Kalau agenda SP dan SSM Indonesia berhasil, itupun masih ada yg kurang seperti : Treatment Zero Cut dan jumlah SP nya sendiri (yg masih telalu sedikit).<br />
Kepemimpinan Indonesia di G33 hanya untuk perundingan pertanian, bagaimana dengan perundingan industri (NAMA)  yg justru kita akan kehilangan tarif banyak?? Fleksibilitas di NAMA masih usulan yg lagi dirundingkan di Mini Ministerial Meeting bulan Juli ini, kalau Indonesia ikut Skenario yg ketiga (Option z) TIDAK AKAN ADA FLEKSIBILITAS.<br />
2) Green Room bukan bidang Mbak&#8230;Justru itu musuhnya WTO sebagai lembaga multilateral, karena dalam Green Room ini akan ada lobi2 (antar negara) di luar sidang. Kalau kita jago lobi, Green Room ini memang bisa dimanfaatkan.<br />
3) Saya usul, referensi Mbak bukan dari 3 buku itu saja (yg ada di paper), tapi juga buku2 Martin Khor, Daniel Rodrik, buku2 terbitan Third World Network (TWN) dan Zed Book. Oya, ada satu buku juga yg bagus dr Baghirath Lal Das, mantan duta besar India untuk WTO. Bisa jadi alternatif referensi.</p>
<p>Salam damai,<br />
Juno</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: binchoutan</title>
		<link>http://binchoutan.wordpress.com/2008/06/06/posisi-indonesia-dalam-putaran-perundingan-doha/#comment-377</link>
		<dc:creator>binchoutan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jun 2008 11:09:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://binchoutan.wordpress.com/?p=252#comment-377</guid>
		<description>&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;@ Deni : Salam kenal juga mas. syukurlah kalau artikel &lt;strike&gt;tugas kuliah&lt;/strike&gt; saya ini bisa bermanfaat. bikin ngeBlog jadi kegiatan yang Positif. ;)
sekarang semester VI mau ke VII</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong>@ Deni : Salam kenal juga mas. syukurlah kalau artikel <strike>tugas kuliah</strike> saya ini bisa bermanfaat. bikin ngeBlog jadi kegiatan yang Positif. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /><br />
sekarang semester VI mau ke VII</strong></p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Deni</title>
		<link>http://binchoutan.wordpress.com/2008/06/06/posisi-indonesia-dalam-putaran-perundingan-doha/#comment-368</link>
		<dc:creator>Deni</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jun 2008 02:44:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://binchoutan.wordpress.com/?p=252#comment-368</guid>
		<description>salam kenal mba,
tulisan - tulisan mba ini bagus dan bermanfaat sekali. pasti mba aprilia banyak baca ya? 
tambah terus artikel - artikelnya mba!
semoga kuliahnya sukses, sekarang sudah semester berapa?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam kenal mba,<br />
tulisan &#8211; tulisan mba ini bagus dan bermanfaat sekali. pasti mba aprilia banyak baca ya?<br />
tambah terus artikel &#8211; artikelnya mba!<br />
semoga kuliahnya sukses, sekarang sudah semester berapa?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: binchoutan</title>
		<link>http://binchoutan.wordpress.com/2008/06/06/posisi-indonesia-dalam-putaran-perundingan-doha/#comment-367</link>
		<dc:creator>binchoutan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jun 2008 13:40:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://binchoutan.wordpress.com/?p=252#comment-367</guid>
		<description>&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;@ Hanggadamai : silahkan... sekalian tolong dikritisi, karena saya masih belajar untuk menulis dengan struktur dan aturan yg baik  :mrgreen:

@ R&#039;Kurniawan : nggak mudengnya kenapa? ini bidang kajian yang menyangkut hukum dan perdagangan internasional

@ Laporan : huum apa ya.. menurut saya, kenapa Indonesia takut dengan sanksi WTO, karena organisasi inilah yang mengatur tentang perdagangan lintas batas negara yang telah diikuti oleh banyak negara di dunia. Jadi apabila WTO memberikan sanksi kepada negara kita misalnya, hal itu malah akan merugikan dan mempersulit Indonesia sendiri. Dampak buruk yang dapat terjadi seperti penolakan produk2 Indonesia, ataupun sebaliknya negara2 anggota tidak mau lagi mengekspor produk negara mereka ke Indonesia, dll.

@ Yanuar : ........&#039;sama dengan R&#039;Kurniawan&#039;..........</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong>@ Hanggadamai : silahkan&#8230; sekalian tolong dikritisi, karena saya masih belajar untuk menulis dengan struktur dan aturan yg baik  <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>@ R&#8217;Kurniawan : nggak mudengnya kenapa? ini bidang kajian yang menyangkut hukum dan perdagangan internasional</p>
<p>@ Laporan : huum apa ya.. menurut saya, kenapa Indonesia takut dengan sanksi WTO, karena organisasi inilah yang mengatur tentang perdagangan lintas batas negara yang telah diikuti oleh banyak negara di dunia. Jadi apabila WTO memberikan sanksi kepada negara kita misalnya, hal itu malah akan merugikan dan mempersulit Indonesia sendiri. Dampak buruk yang dapat terjadi seperti penolakan produk2 Indonesia, ataupun sebaliknya negara2 anggota tidak mau lagi mengekspor produk negara mereka ke Indonesia, dll.</p>
<p>@ Yanuar : &#8230;&#8230;..&#8217;sama dengan R&#8217;Kurniawan&#8217;&#8230;&#8230;&#8230;.</strong></p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Yanuar</title>
		<link>http://binchoutan.wordpress.com/2008/06/06/posisi-indonesia-dalam-putaran-perundingan-doha/#comment-366</link>
		<dc:creator>Yanuar</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jun 2008 05:27:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://binchoutan.wordpress.com/?p=252#comment-366</guid>
		<description>nggak mudeng jugak</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nggak mudeng jugak</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
