Melanjutkan dari tulisan sebelumnya tentang Hukum Penyelesaian Sengketa Alternatif atau di luar pengadilan melalui lembaga arbitrase, untuk perselisihan atau sengketa penanaman modal, akan diselesaikan melalui ICSID (International Center for Settlement of Investment Disputes). Tulisan kali ini hanya sekilas studi kasus yang melibatkan Indonesia dilembaga arbitrase ICSID yaitu pada kasus “AMCO vs Republik Indonesia”. Penyelesaian kasus ini memakan waktu bertahun – tahun lamanya dan juga biaya.
STUDI KASUS “AMCO vs Republic of Indonesia”
Amco Asia Corporation and others v. Republic of Indonesia (ICSID Case No. ARB/81/1)
Fakta – Fakta Hukum
Para Pihak
a. Penggugat : AMCO yang membentuk konsorsium dan terdiri atas :
1. Amco Asia Corporation
2. Pan American Development
3. PT. Amco Indonesia
b. Tergugat : Pemerintah Republik Indonesia diwakili oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)
Kasus Sengketa
Pencabutan izin investasi yang telah diberikan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) terhadap AMCO untuk pengelolaan Hotel Kartika Plaza, yang semula diberikan untuk jangka waktu 30 tahun. Namun BKPM mencabut izin investasi tersebut ketika baru memasuki tahun ke 9.
Tuntutan diajukan kepada lembaga arbitrase ICSID yang bertempat di Washington DC, Amerika Serikat oleh para investor yang membentuk konsorsium pada tanggal 15 Januari 1981.
Permasalahan Hukum
1. Apakah yang menjadi permasalahan pokok pada pengajuan gugatan oleh AMCO terhadap Pemerintah Indonesia c.q BKPM dalam perkara Hotel Kartika Plaza di Indonesia?
2. Dalam hal apa dan bagaimana pelanggaran yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia c.q BKPM?
3. Bagaimana kesesuaian langkah penyelesaian sengketa yang berkaitan dengan penanaman modal asing ini dengan ketentuan ICSID?
Kasus Posisi
Kasus sengketa antara Pemerintah Indonesia dalam perkara Hotel Kartika Plaza Indonesia telah diputus dalam tingkat pertama oleh lembaga ICSID yang putusannya berisikan bahwa Pemerintah Indonesia telah dinyatakan melakukan pelanggaran baik terhadap ketentuan hukum internasional maupun hukum Indonesia sendiri, dimana Pemerintah Indonesia yang diwakili oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) telah melakukan pencabutan lisensi penanaman modal asing yang dilakukan oleh para investor asing seperti AMCO Asia Corporation, Pan America Development dan PT. Amco Indonesia.
Dalam tingkat kedua yang merupakan putusan panitia adhoc ICSID sebagai akibat dari permohonan Pemerintah Indonesia untuk membatalkan putusan (annulment) tingkat pertama yang berisikan bahwa Pemerintah Indonesia dianggap benar serta sesuai dengan hukum Indonesia untuk melakukan pencabutan lisensi atau izin penanaman modal asing dan tidak diwajibkan untuk membayar ganti kerugian atas putusan tingkat pertama, namun Pemerintah Indonesia tetap diwajibkan untuk membayar biaya kompensasi ganti kerugian atas perbuatannya main hakim sendiri (illegal selfhelp) terhadap penanaman modal asing.
Putusan tingkat ketiga oleh ICSID pada pokoknya berisikan bahwa Indonesia tetap dikenakan kewajiban pembayaran terhadap kerugian yang ditimbulkan akibat pencabutan lisensi atau izin penanaman modal asing kepada pihak investor yaitu sebesar US $ 3.200.000 pada tingkat pertama.
Ketiga badan hukum tersebut diatas, telah mengajukan permintaan kepada Mahkamah Arbitrase ICSID bahwa Pemerintah Republik Indonesia dalam hal ini diwakili oleh badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) telah dirugikan dan diperlakukan secara tidak wajar sehubungan dengan pelaksanaan penanaman modal asing di Indonesia. Pemerintah Indonesia c.q BKPM telah melakukan pencabutan lisensi penanaman modal asing secara sepihak tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati oleh kedua belah pihak.
Rekomendasi dan Saran
Dengan melihat penyelesaian kasus sengketa penanaman modal asing antara Pemerintah Indonesia c.q BKPM dengan PT AMCO Limited melalui “legal dispute” pencabutan lisensi atau izin penanaman modal asing oleh Pemerintah Indonesia c.q BKPM maka yang perlu mendapat perhatian bagaimana proses beracara melalui arbitrase yang menurut teori dapat dilalui dengan cepat dan hasilnya memuaskan kedua belah pihak, namun dalam praktik seperti pada contoh kasus ini menghabiskan waktu sekitar 9 tahun lamanya.
Namun dalam putusan tingkat ketiga Dewan Arbitrase ICSID dapat diambil suatu pelajaran yang sangat bermanfaat bilamana berhadapan dengan pihak penanaman modal asing bahwa lisensi atau izin yang telah diberikan sedapat mungkin dihindari pencabutannya. Kemudian bilamana terjadi sengketa antara partner lokal dengan pihak penanam modal asing, pihak pemerintah sebaiknya tidak ikut campur dan mengambil tindakan – tindakan yang mengarah kepada pencabutan lisensi atau izin penanaman modal asing itu.
Untuk menghilangkan kesan yang buruk terhadap setiap tindakan yang diambil dalam menyelesaikan perselisihan atau sengketa penanaman modal asing sebaiknya kita terus meningkatkan pemahaman serta memperluas wawasan tentang hukum yang berkaitan dengan penyelesaian sengketa penanaman modal, baik hukum nasional maupun aturan – aturan yang dipakai secara internasional.
^__^” Lebih jauh mengenai kasus AMCO vs Republik Indonesia beserta analisanya terdapat dalam paper saya yang berjudul
Penyelesaian Sengketa dalam Penanaman Modal : Studi Kasus AMCO vs Republic of Indonesia
Now by Request, just leave your name & email on comment space below
**To Prevent Plagiarism**
DIarsipkan di bawah: Artikel, Hukum | Ditandai: Hukum Penanaman Modal, Hukum Penyelesaian Sengketa, ICSID, Investasi

















maslaah penyelesaian arbitrase memang masih jadi polemik…walaupun dengan adanya uu pm…terima kasih apabila memberikan datanya tentang kasus amco…
iya ini memeang masih polemik
Request dong Binchoutan, saya mau paper tentang kasus ini
boleh ya minta dikirimkan ke email saya
arigato
Mohon dikirimin makalah kasus AMCO, untuk keperluan bahan tugas kuliah.
makasih
Binchoutan, sm kya request-an yg lain.. blh minta dikirimkan paper ttg AMCO vs pemerintah RI ke email saia?… mksi sblmnya yaa..
Kasus AMCO sangat menarik bagi saya khususnya pada bagian di mana terdapat argumen pemerintah yang menganggap bahwa PT PMA (yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia) tidak boleh dianggap sebagai “foreigner” dalam konteks Konvensi ICSID. Dengan diberlakukannya UU PM tahun 2007 saya memiliki impresi bahwa pemerintah Indonesia kelihatannya mempertahankan posisi ini. Hal ini dapat dilihat (kesan saya) dari perumusan definisi “penanam modal asing” dan “modal asing” dalam UUPM. Kelihatannya Indonesia tetap konsisten bahwa PT PMA tidak dengan sendirinya dianggap sebagai “foreigner” untuk tujuan arbitrasi ICSID kecuali dengan persetujuan secara tegas dari pemerintah Indonesia.
Salam
aq juga ank hkum nich..
blog aq tntng hkum ada juga tuch..
aq jg mo ngjk tman2 utk brbsnis..
ank hkum hrus sukses jg dari segi ekonomi..sip!!!
kunjungi kedua blog aq ya
http://www.bisnisonlie-adhie.blogspot.com
jldsptr.multiply.com
Mr. Binchoutan
request paper ttg Penyelesaian Sengketa dalam Penanaman Modal : Studi Kasus AMCO vs Republic of Indonesia, sbg bahan tugas kuliah…
dikirimkan ke email saya ya….
trima kasih sebelumnya.
Mbak Binchoutan,bisa request paper Amco nya? buat bahan tugas kuliah arbitrase…
request dong, putusan ICSID case amco.
dear Binchoutan
Bisa tolong kirimkan putusan tentang sengketa AMCO… saya butuh buat bahan skripsi
artikel dan petunjuk penelitiannya juga ya….
bisa kirim di email saya ?
thx
haiiii… setelah baca blog ini saya jadi kepikiran untuk bikin skripsi mengenai hal ini. bisa detail mengenai kasus ini secara lengkap ga?
tolong kirim ke email saya yaa..
chocolatarz@yahoo.com
sangat ditungguuuuu….
makasiiiiii… ^ _ ^
Nice……
but you have to understand,there is a big different between waht you will have in court dan what you get in theory.
Coba deh benar2 dipahami pengertian dari arti kata “legally binding to each parties” dan “Final and Binding”
Kalau kita berbicara mengenai penerapan putusan,maka apa yang anda kemukakan mengenai penerapan putusan yang sifatnya “menurut anda” merugikan investor asing, sebenarnya yang harus anda perhatikan justru motivasi apa yang dimiliki oleh Pemerintah RI dibalik putusan aquo.
Satu hal lagi….
Coba tanyakan pada Pak Huala Adolf, mengapa ada prinsip Most favoured Nation….
Tapi,saya kira anda dapat menjawab pertanyaan saya ini,kalau anda bisa menjawabnya, tolong kirim saja ke email saya andessamosir@yahoo.com,because this is a personal question,tar kalalu jawaban anda sesuai dengan nalar dan logika hukum saya,saya kasih hadiah putusan2 international trading baik mengenai UBT,Technical Barrier to Trade or Text Booku tentang Trading deh, suuuueeerrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr
saya tertarik dengan disertasi Om, karena saya sedang proses Skripsi jadi saya harap anda dapat membantu saya untuk mengirm kasus amco vs Indonesia ke e-mail saya. Terima kasih. ^_^
maaf, bisakah saya minta kronologis kasus amco vs pemerintah indonesia secara lengkap, ya pokoknya segala sesuatu tentang sengketa ini.untuk bahan bikin skripsi.trima kasih.winarno, mahasiswa fakultas hukum universitas lampung
Request dong Binchoutan,
saya mau paper tentang kasus PT Amco
ap bs dikirimkan ke email saya
thanks
tolong kirimkan juga donk study kasus PT amco vs RI terutama putusan yang berisi pertimbangan2 hukum dari majelis arbritasenya. di tunggu ya tq
Pls bantu dong kirimin / email paper tentang kasus PT Amco
Many thank
Hai Binchoutan, tulisan2nya bagus n banyak menambah wawasan. Saya sedang menulis paper ttg arbitrasi, kalau boleh tolong kirimkan paper AMCO ke email saya.
Thanks
hy. mo bikin skripsi ni trus mnta pappernya donk buat bahan!? thanks.
salam kenal,,
Mr. Binchoutan…saat ini saya sedang menyusun skripsi tentang kasus amco ini tapi saya menelaahnya dari sudut penyelesaian sengketanya melalui arbitrase dalam hal ini ditangani oleh icsid.
Nah,, sampai sekarang saya belum mendapatkan putusan kasus ini dari awal sampai akhir.
Ingin minta tolong nih dibantu ma Mr..tuk bagi referensi putusan amconya donk….>
Minta dikirim artikel
Penyelesaian Sengketa dalam Penanaman Modal : Studi Kasus AMCO vs Republic of Indonesia
terima kasih atas bantuannya
Mas Binchoutan,
Pls bisa bantu saya untuk send kronologis kasus PT Amco
ke email saya untuk bahan paper
Many thanks
Rgds
Firman
Hi, bolehkah saya dapatkan paper mengenai kasus PT Amco ini? Thanks b4.
Cat.
hi. gw baru nie!!
olease minta papernya!! boat kompre nich
Penyelesaian Sengketa dalam Penanaman Modal : Studi Kasus AMCO vs Republic of Indonesia minta dong
plese gw minta dong kirim ke email gw dong yang kasus Penyelesaian Sengketa dalam Penanaman Modal : Studi Kasus AMCO vs Republic of Indonesia, sol, mo dead line nie
fumia_asakura@ymail.com
boleh mint papernya ga?penting banget nih.
bot tanggal 02 maret skrg. please
arf_kun@yahoo.co.id
haii.. aku tertarik sm tulisan ini, dan mgkn mau bkn paper ttg ini, blh tlg diimelin?
trmksh byk..
minta dong Penyelesaian Sengketa dalam Penanaman Modal : Studi Kasus AMCO vs Republic of Indonesia
buat bantuin tugas uiyy
waw nice job..
tepat banget ama tugas ADR neh.. boleh minta papernya bwt bahan gak??? tlg kirimin ke email yaahh… reinhrt@gmail.com
thanks before…
mba, minta tolong kirim versi lengkapnya ke imel saya yah..
makasi banyakk..
mba, minta tolong kirim versi lengkap paper amconya dunks, buat tugas kuliah mendesaaak. thengkyu
alo binchoutan
aq butuh banget neh kasus buat referensi aq.
please bgt kirimin ya ke email aq daniel_c0k3r05@yahoo.com
thanks bgt
mba binchoutan minta versi lengkapnya dari kasus AMCO vs Indonesiany dunk..tolong yah..
klo bisa si scepatnya kirim k email saya..
makasih sbelumnya…
Halo nona binchou.
Saya mau turut request artikel
Penyelesaian Sengketa dalam Penanaman Modal : Studi Kasus AMCO vs Republic of Indonesia.
Sebelumnya, terima kasih atas bantuannya
Best Regards”
beniqno_1977@yahoo.com
salam kenal mba, saya mahasiswa s1 d Bandung…..klo g keberatan mohon bantuannya mba, sy bisa dapat versi lengkapnya kasus AMCO vs BKPM ini mba email ke email saya.
terima kasih atas bantuannya,
Yusuf Adi
email: yooz1979ers@yahoo.co.id; cupretadi@gmail.com
salam kenal,
saya sedang belajar hukum kontrak internasional, saat ini sedang berbicara kasus AMCO ini di kelas, boleh kah saya mendapatkan paper anda ?
terima kasih banyak
ms. binchou, mw request paper ato artikel-nya dunk…
salam kenal, mas mau request paper nya dong. untuk tugas kuliah. terima kasih
christine.tambunan@gmail.com
terima kasih ya mas
saya belum dikirim…
tolong dikirim yaa…urgent…:)
terima kasih banyak sebelumnya dan goodluck
GBU
Siip…thx a lot…dah keterima…
tulisannya bagus sekali n bermanfaat…
semoga skripsinya lancar yaaa…
cheers
Lian
mr. Binochutan.. Minta tolong dong.. Kirimin papernya k email saya ya pak. Saya tertarik dengan kasus ini.. Terima kasih ya pak..
Bagus….. dan salam dari Yogya
mohon dikirimkan paper mengenai studi kasus amco vs indonesia u/bahan kuliah.
terima kasih
mohon dapat dikirimkan paper studi kasus amco vs ina, untuk bahan kuliah penanaman modal
Salam kenal, mohon dapat dikirimkan paper studi kasus amco vs ina, untuk bahan kuliah penanaman modal. terima kasih.
mon_abhee@yahoo.com
Yth. Binchoutan
Salam Kenal, mohon kiranya masukannya dalam bentuk paper studi kasus AMCO-RI untuk bahan diskusi kami dalam hubungannya iuri gestiones dalam kontrak komersil.
Terima Kasih
nugrahadi.hy@gmail.com
akhirnya….mba makasih banyak da buat paper studi kasus amco vs ina…bener-bener berguna banget mba..mohon bisa mba share ke wie tu nambah ilmu wie karena saat ini lagi bahas tentang arbitrase…makasih sebelumnya ya mba..ditunggu loh mba..
dear Ms. Binchoutan,
kebetulan kelas kami lg membahas topik pengadilan lewat lembaga arbitrase, bisa di share mbak, paper selengkapnya kasus AMCO vs Ind ini untuk bahan diskusi kami, trimakasih banyak sebelumnya!
chayo buat skripsinya
Hi there,
Boleh minta papernya, saya butuh buat referensi kuliah business laww.
thanks a lot.