Bravo Musicademia 2007 (the Concert)

Whoooaaa udah ngaak sabar niy nunggu nanti malam konser Twilite Orchestra. Yuupz setelah lama Q tunggu – tunggu akhirnya nanti malam Q bisa menyaksikan langsung Twilite Orchestra dalam rangkaian tur Musicademia 2007 “Harmony in Diversity”. Senin, 19 November 2007 Musicademia ini memang bertujuan untuk memasyarakatkan musik simfonik kepada masyarakat luas, itulah mengapa Musicademia tahun ini diadakan di 3 kota : Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan mengambil tempat di Universitas Negeri dikota – kota tersebut.
= FlashBack =
Tiga minggu sebelum acara Q selalu cari informasi kesana kemari tentang konser Twilite Orchestra yang sama sekali belum ada beritanya di kampus Q..UNPAD.. hu hu hu…jangan sampai kehabisan tiket, kalau untuk yang satu ini, gak rela!! Makanya Q juga rajin cari informasi di websitenya Twilite Orchestra sampai bolak – balik ke bagian Humas UNPAD. Tapi masih belum ada kabar apa – apa tentang konser ini dan yang paling penting dimana Q bisa dapetin TIKET.

Satu minggu sebelum acara…. Akhirnya… bagian Humas UNPAD bilang, tiketnya sudah ada, dan harganya “cuma Rp. 10.000,-” kyaaaa.. worth it banget buat mahasiswa dan kapan lagi bisa nonton Twilite Orchestra hanya dengan 10ribu???. Tiket yang udah ada kusimpan baik – baik jangan sampai hilang, untuk ditukarkan pada hari konser nanti.

Dan…tibalah hari konser Musicademia 2007 di kampus UNPAD… masih belum bisa membayangkan akan seperti apa Aula Graha Sanusi nanti akan disulap menjadi tempat konser…karena, yaah tahulah bagaimana aula kami 😀 . Siangnya kami menukarkan tiket, sambil melihat anggota – anggota TO mulai berdatangan. Jadi penasaran niy pingin ketemu sama Eric Awuy yang udah lama banget Q cari fotonya di internet gak pernah ketemu. Ah sudahlah tunggu nanti malam saja. Petugas tiket bilang jam 7 gerbang dibuka. Artinya Q harus datang sebelum jam 7, Q pingin dapat kursi yang paling depan.

Malamnya…Q sudah datang dari jam 18.30. Kyaaaa udah banyak yang berdatangan, dan setelah teman Q datang kita langsung antri. Ada yang unik dari antrian yang baru kami sadari setelah berada dekat pintu masuk. Pintu masuk PUTRI – PUTRA dipisah??? Hooo kayak masuk di mesjid aja niy??? Begitu masuk ke Aula kami tercinta “???” heran juga melihat panggung didalam aula yang terlihat luas. Nyebelinnya.. Qta nggak bisa duduk dibarisan depan, karena diperuntukan bagi tamu undangan “Dosen & Dekan” hu hu hu… dan juga ada anggota2 protokoler termasuk ketuanya yang udah bikin gw Bad Mood. Sombong banget siiy. (maaf yang anggota protokoler lainnya). Akhirnya Qta duduk di sayap kiri barisan ke 10 dari depan. Ya SudahLah..

Lagi menunggu konser dimulai Menunggu konser dimulai.. kita lagi menunggu konser dimulai


OK kita bahas lagu – lagu yang dimainin di konser ini.

musicademia-1.jpg musicademia-2.jpg anggota TO mulai memasuki ruangan

Indonesia Raya (WR Supratman) = Semua pemain memainkan alat musiknya dengan berdiri. Semua penonton pun ikut berdiri. Lagu ini dibawakan tanpa dinyanyikan oleh Choir TO dan PSM Unpad.

musicademia-4.jpg semua pemain berdiri saat memainkan Indonesia Raya
Hymne Universitas Padjadjaran (Iwan A Rachman) = Baru kali ini memdengar Hymne Unpad dibawakan dengan iringan orkestra. Lagu ini jadi terkesan megah. Choir TO dan PSM Unpad menyanyikan bersama Hymne ini. Hhhmm kira – kira kapan yaa mereka latihannya??
Bangun Pemudi – Pemuda (Alfred Simanjuntak) = Seperti lagu – lagu nasional yang sering Qta dengar waktu 17 Agustusan ..he he.. gak sabar pingin denger lagu setelah ini.
Mission Impossible (Lalo Schiffrin) = Siapa siy yang belum pernah mendengar intro MI..Kyaaa..nyesel kenapa nggak bawa handycam. Keren..keren..
I Write the Songs (Barry Manilow) = Dibawakan oleh Lucky (Idonesian Idol) Jujur aja, Q belum pernah denger lagu ini sebelumnya. Suara Lucky..ok juga..
Summertime from “Porgy and Bess” (Gershwin) = Dibawakan oleh Binu D Sukarlan – Soprano. Sebelumnya memang pernah dengar lagu ini..Suara Mba Binu keyeen.
Orpheus in the Underworld Overture (Jaques Offenbach) = Oleh TO lagu ini dibawakan seperti aslinya… Q sering dengar lagu ini beberapa kali jadi backsound film – film.

musicademia-6.jpg
The Music of the Night, from Phantom of the Opera (Andrew Lloyd Webber) = Dibawakan oleh Lucky…hhmm kenapa Lucky masih perlu melihat liriknya yaa?? Sayangnya ada yang kurang… menurut Q suara Lucky terlalu berat buat nyanyiin lagu ini…Tapi overall bagus koq.
Yamko Rambe Yamko (Lagu dari Papua) = Heii Yamko Rambe Yamko…Choir TO dan PSM Unpad kembali membawakan lagu daerah ini yang telah diaransemen ulang oleh Singgih Sanjaya. Jadi menggelegar banget lagu ini dibuatnya.

musicademia-3.jpg
Manuk Dadali (Sambas) = Mas Addie MS sempat menanyakan kepada penonton..sudahkah lagu ini dipatenkan? Yaah memang akhir – akhir ini “Malingsia” rajin mematenkan banyak kesenian dan hasil budaya Indonesia. Hhhmm kalau menurut Q lagu ini terdengar biasa saja jadinya, kurang menggelegar seperti Yamko Rambe Yamko.
Rangkaian Melati
(Maladi) = Dibawakan oleh Binu D. Sukarlan. Kayaknya lagu ini hanya bisa dinikmati oleh “Undangan” yang duduk didepan aja deh, maksudnya Rektor dan Dosen – Dosen. Karena sebagian besar penonton yang hadir kebanyakan mahasiswa,sepertinya kurang akrab dengan lagu ini atau bahkan baru dengar kali ini?”

musicademia-5.jpg
Fantasia atas Tema Indonesia Pusaka (Ismail Marzuki) = Lampu dimatikan..sementara piano dihadirkan ditengah panggung. Ya! Ini dia yang kutunggu LEVI GUNARDI…pianis Indonesia yang sudah sering Q dengar namanya. Memainkan lagu ini diiringi orkestra dan beragam variasi seperti lagu – lagu klasik kebanyakan dengan tempo cepat ala Chopin. Bravo!! Penonton memberikan Standing Applause untuk pianis yang telah meraih gelar Master di bidang Piano dari USA.
Bagimu Perdamaian (Dari Opera Anoman) = Duet antara Lucky dan Binu D Sukarlan cukup memikat penonton.
Libiamo ne Lietti Calici From “La Traviata” (Giuseppe Verdi) = Kali ini baru OK duet lagi Binu D Sukarlan dengan Lucky. Buat yang suka opera pasti pernah dengar lagu ini… karakter suara Lucky buat nyanyiin lagu ini *PaS* bgt.
One Winged Angel
( Nobuo Uematsu) = Whoooaaaa Akhirnya masuk ke lagu terakhir!! From Final Fantasy VII lagu ini sering jadi penutup konser2 TO sejak konser Beginning of Fantasy 2006 lalu. Choir TO dan PSM Unpad kembali beraksi. Kereeeeenn Kereeeenn… buat yang pingin liat lagunya ketika konser BOF bisa cari di Youtube. Sayangnya…kenapa tidak ada Wasabi Band??? Seperti pada konser BOF ada perpaduan antara Orkestra, Choir dan Band Rock. Padahal diatas panggung pun ada drum, electric guitar, bass,dll yang tadinya Q kira akan dipergunakan waktu lagu ini. Tapi…gak apa lah.. TETEP OK BANGET!! Klik disini : One Winged Angel (Beginning of Fantasy Concert 2006)

musicademia-7.jpg Eric Awuy…yang berdiri dan yang paling bercahaya (hehehe)
Q pikir tadinya sudah selesai semua rangkaian konser malam ini… hu hu hu…sediihh. We Want More!!!!! Dan ternyata benar….TO belum mengakhiri konsernya sampai disitu…

Secara mengejutkan TO memainkan sebuah lagu yang semua pemain Violin, Viola, Cello, Contrabass semuanya dengan dipetik… dan Sang Konduktor tiba – tiba meninggalkan panggung dan membiarkan pemainnya memainkan lagu ini dengan sendirinya. Kalau begitu…pasti disinilah Concert Master berperan!!

Addie MS kembali ke tengah panggung dan meminta kita semua bertepuk tangan dengan irama tertentu. Dan tiba – tiba… lagu TO kembali memainkan satu buah lagu…
RADETZKY MARCH karya STAUSS…Whooooaaaaaa nggak nyangka sama sekali lagu ini benar – benar dibawakan. Surprise bangeeetttt… padahal tidak ada di dalam daftar lagu!! Oh My God.. di Posting Q sebelumnya sempat berharap TO nanti akan membawakan salah satu lagu Strauss Radetzky March atau Hunting Fals Polka yang seriing kita dengar sebagai backsound film. Bahkan ada yang bilang kalau “Strauss is Father of Militer March” karena memang lagunya sangat meriah dan ceria dan mengobarkan semangat. Penonton pun ikut bertepuk tangan dengan semangat. Qta serasa menjadi bagian dalam lagu tersebut!! Thanx TO untuk membawakan lagu ini!! Seolah – olah TO membaca posting di Blog Q dan mewujudkan harapan Q.. ho ho ho…

yang mau dengar lagu ini bisa klik ke youtube disini

Penutupan..penyerahan bunga dari Rektor UNPAD Rektor UNPAD Bapak Ganjar Kurnia menyerahkan bunga kepada TO

2 Tanggapan

  1. kayaknya music ‘encore’ yg semua instrumen string dipetik itu adalah pizzicato polka dari strauss juga…,

    hebat deh bisa nonton TO… aku sih kalo udah nonton latihan udah puas, nonton konsernya, kalo bayar mahal, aku tinggal telpon mas Addie, minta free pass dong.. udah gitu dikasih pass panitia, eh disangka panitia beneran ditanya orang2.. “mas, toilet dimana?” hahahaha kesiaaan deh!

    Prima emang suka ngerjain orang tuh, usil dia. Tapi jawa nya nggak ilang ya?? ngajakin aku jahit jas di Senen gak jadi2 sibuk melulu…, salam aja dari Bowie gitu pemain timpani. =) Dulu banget pernah gantiin Sonyol main timpani buat HUT RI ke 50 di Istana Merdeka… ya itu aja pengalaman main bareng TO sekali seumur hidup.

    Gyaaa asik banget kenal sama orang2 TO.. huumm apa lagi kalo mau nonton tinggal pake name tag panitia, udah resiko tuuh di tanya2. makanya bikin ID “Tamu” undangan donk..he hehe…
    Mas Prima emang hhhhheehh logat jawanya kedengeran banget, biarin deh diusilin tapi Mas Prima banyak bantu looh..
    Kalo encore yang terakhir itu Judul lagunya Plink Plank Plunk by Leroy Anderson mas Bowie

  2. hi…….. met kenal yah??? ngambil piano aja atau violin juga? rinierintul.wordpress.com

    cuma piano aja… tapi saya suka bgt dengerin violin… 8)
    met kenal juga 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: