Magang Kerja Yuk Selagi Mahasiswa (part 1)

Ternyata sudah lama juga saya tidak ngeblog, terakhir tulisan tentang “Donor Organ dan Aturan Hukumnya tercatat diposting bulan Oktober 2008. Maklum walaupun jadwal kuliah saya tidak lagi sepadat dulu, tapi ada banyak hal yang menyita pikiran. Bahkan ide untuk membuat tulisan pun entah kemana pergi meninggalkan diriku… hohoho  😆  Naah jadi mumpung lagi ada ide dan waktu untuk sedikit coret – coret, saya ingin berbagi pengalaman dan tips masih seputar dinamika kehidupan seorang mahasiswa *halah* :mrgreen:

Belajar dan mendalami suatu teori yang berkaitan dengan studi kita itu suatu keharusan, begitu pun dengan mempertahankan Indeks Prestasi agar dapat lulus dengan nilai yang baik. Namun apakah  nilai yang tinggi menjamin seseorang untuk dapat bekerja dengan baik pula nantinya?  Tentu saja tidak, bagaimana prakteknya nanti ketika bekerja itulah yang terpenting.

Bagi mahasiswa tingkat akhir, seringkali makin banyak waktu luang disamping harus mengerjakan tugas akhirnya sebelum kelulusan. Jadi manfaatkan kesempatan ini untuk mencari pengalaman di luar kegiatan akademis yang berguna bagi karier kita nantinya. Salah satunya dengan magang kerja disuatu perusahaan atau instansi. Karena dunia kerja adalah dunia yang akan kita masuki setelah lulus nanti. Baca lebih lanjut

Freak Moment at ATMOSTFEAR

Mau melepas stress?? atau buat yang suka tantangan meluncur dari lantai 7 sampai lantai 1??

Harus coba permainan yang satu ini! ATMOSTFEAR di FX-Generation Mall, Senayan Jakarta

Coba bayangkan bagaimana rasanya meluncur dalam sebuah indoor slider hanya dalam hitungan detik dengan kecepatan tinggi. Mengerikan, tapi seru dan bikin penasaran untuk meluncur.

Baca lebih lanjut

The Five People You Meet in Heaven

“BOOK REVIEW”

Mitch Albom Mitch Albom English Version

Title : The Five People You Meet in Heaven

Genre : Science Fiction & Fantasy

Author : Mitch Albom

“This is a story about a man named Eddie and it begins at the end, with Eddie dying in the sun. It might seem strange to start a story with an ending, but endings are also beginnings. We just don’t know it at the time…” -Mitch Albom-

The Five People You Meet in Heaven ini menceritakan tentang kehidupan Eddie, seorang veteran perang yang kini menghabiskan hidupnya sebagai maintenance di taman hiburan pinggir pantai “Ruby Pier”. Aktivitasnya sehari – hari, sebelum Ruby Pier dibuka adalah memastikan semua permainan dapat berjalan dengan baik. Eddie juga harus siap kapanpun ia dibutuhkan di taman hiburan itu. Orang – orang memanggilnya dengan sebutan “Eddie Maintenance”, karena nama itulah yang tertempel dibaju kerjanya, meskipun ia kurang suka dipanggil demikian.

Pada hari ulang tahunnya yang ke 83, Eddie mendapat musibah ketika salah satu permainan “Freddy’s Free Fall” mendadak rusak. Ia berusaha menyelamatkan seorang gadis kecil ketika salah satu kereta gantung itu akan jatuh menimpanya. Eddie tewas dalam kecelakaan tragis tersebut, namun yang menjadi pertanyaannya apakah gadis kecil tersebut berhasil ia selamatkan ataukah tidak.

Baca lebih lanjut

Biaya Hidup(ku) di Bandung

Murid kelas 3 SMA sekarang pasti dalam masa – masa penantian. Menunggu hasil UAN yang baru kemarin berlangsung dan yang paling dinanti adalah tentang SPMB atau Ujian Saringan Masuk lainnya yang kawan – kawan ikuti. Hayooo sudah menentukan pilihan belum, mau melanjutkan kuliah dimana??

Sudah seminggu belakangan ini saya memperhatikan halaman statistik, dan ternyata banyak yang kesasar ke blog ini melalui kata kunci : “Biaya hidup di Bandung”; “kuliah di Bandung”; “Biaya kuliah di Bandung”; “kehidupan mahasiswa Bandung” dan masih banyak rangkaian kata lain yang digunakan di mesin pencari. Sayangnya saya belum pernah memposting tentang hal – hal tersebut, ntah berapa korban yang mampir kesini tapi tidak mendapat apa yang mereka cari.

Yush.. baiklah, memenuhi request *halah* saya mau berikan sedikit gambaran bagaimana kehidupan mahasiswa di Bandung khususnya soal biaya dan ini saya alami sendiri. Setelah memasuki tahun ke 3, beginilah yang saya rasakan… hidup ala mahasiswa yang jauh dari orang tua. :mrgreen:

Baca lebih lanjut

Saya Setuju RUU ITE, Kamu?

Jum’at yang lalu [180408] Bli Anton yang datang jauh – jauh dari Bali ke Bandung untuk pelatihan tentang HIV/AIDS sempat menanyakan seputar RUU ITE yang dikhawatirkan mengancam kebebasan blogger untuk menulis

Malamnya teman saya memberitahukan besok Sabtu, 19 April 2008 ada kuliah umum dengan Depkominfo yang terbatas hanya untuk 200 orang saja dan harus daftar terlebih dahulu. Kyaaa saya belum daftar dan belum didaftarkan… yang katanya dikasih ada “something” kalau ikut kuliah umum ini, maklumlah hari Sabtu di kampus saya adalah hari libur jadi mana ada yang mau datang kalau bukan karena “something” itu..hohoho (cuma anak FH-Unpad yang tahu) 😆 . Huum pasti kalau kuliah umum dengan Depkominfo ini temanya seputar RUU ITE, karena ini topik yang sedang hangat untuk dibicarakan. Saya harus ikut!! Walaupun sebenarnya pada waktu dan tempat yang bersamaan saya ada Workshop tentang Copyleft Copyright dengan Amroos & Partners di Lt.4.. bingung pilih yang mana. Akhirnya saya memutuskan untuk ikut kuliah umum ini dulu yang diperkirakan hanya sampai pukul 11an, kalau workshop bisa sampai jam 4. Baiklah.. meskipun belum daftar yang penting ikut dulu, nambah ilmu dan jarang-jarang bisa kuliah umum dengan Depkominfo. Thank’s to Bpk. Prof. DR. Ahmad M Ramli, SH, MH dan Bpk Danrivanto Budhijanto, SH, LL.M in IT Law. Pembicara pada kuliah umum ini adalah Bpk Cahyana Ahmadjayadi, beliau adalah Direktur Jenderal Aplikasi Telematika DEPKOMINFO. Tema kuliah umum ini adalah “Urgensi Cyberlaw Indonesia”.

Baca lebih lanjut

Sekilas Tentang Kredit Sindikasi

Tahun lalu pada semester genap saya disibukkan dengan berbagai kepanitiaan diberbagai workshop. Sampai tibalah giliran saya sebagai salah satu anggota Biro Diklat untuk mengadakan workshop dengan law firm terkemuka, untuk mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (FH UNPAD). Banyak sekali rintangan dan tantangan untuk dapat mengadakan workshop ini, hingga akhirnya kepanitiaan yang saya ketuai berhasil menyelenggarakan “Workshop Perbankan 2007 : Syndicated Loan” in asssociation with Soewito Suhardiman Eddymurthy Kardono atau dikenal dengan SSEK ‘Indonesian Legal Consultant’ yang telah dinobatkan 2 kali berturut – turut sebagai Law Fim of The Year 2006 & 2007. Dengan pembicara pada workshop ini antara lain Bapak Mohamad Kadri, Bapak Eko Prasetio dan Ibu Melati Siregar . Sungguh suatu kebanggaan bisa bekerja sama dengan SSEK, tak lupa ucapan terima kasih saya sampaikan kepada Ibu Ade B Adamy dan Ibu Meiny Meirany Rasmin, alumni FH UNPAD yang telah membantu menghubungkan kami dengan SSEK, sehingga workshop ini dapat dilaksanakan.

KREDIT SINDIKASI

Harus dibedakan antara “sindikasi kredit” atau loan syndication dan “kredit sindikasi” atau syndicated loan. Sindikasi kredit adalah suatu sindikasi yang peserta – pesertanya terdiri dari lembaga – lembaga pemberi kredit yang dibentuk dengan tujuan untuk memberikan kredit kepada suatu perusahaan yang memerlukan kredit untuk membiayai suatu proyek. Sedangkan yang dimaksud dengan kredit sindikasi adalah kredit yang diberikan oleh sindikasi kredit. Baca lebih lanjut

HAM dan Hukum Ekonomi Internasional

Hak Asasi Manusia dan Hukum Ekonomi Internasional

Konvenan Hak – Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya

ICESCR 1966

Manusia adalah subjek hukum yang memiliki martabat yang paling tinggi. Setiap manusia memiliki hak dasar yang paling hakiki yaitu hak untuk hidup. Pengakuan terhadap martabat yang melekat dan hak-hak yang sama dan tidak terpisahkan dari semua manusia, merupakan landasan dari kebebasan, keadilan dan perdamaian dunia. Beberapa hak manusia yang hakiki adalah dalam bidang ekonomi, sosial, dan budaya (ekososbud). Dalam negara indonesia hak tersebut diatur dalam UUD 1945. Sedangkan dalam peraturan internasional pengaturan terhadap perlindungan dalam bidang ekonomi, sosial, dan budaya (Ekososbud) ini lahir dari sebuah Deklarasi yang dikeluarkan PBB melalui Majelis Umum yang disebut dengan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (Universal Declaration of Human Right atau UDHR) pada tanggal 10 Desember 1948. Dalam pelaksanaannya, Deklarasi ini melahirkan dua instrumen penting yang mengatur ketentuan HAM, yaitu the International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR) yang dimaksukkan sebagai kategori generasi HAM pertama oleh Karel Vasak; dan the International Covenant on Economic, Social and Cultural Rights (ICESCR) yang dikategorikan sebagai generasi HAM ke dua Baca lebih lanjut